Literasi Digital Untuk Milenial Sukabumi

Literasi digital diperlukan khususnya untuk para milenial karena kaum muda adalah kelompok yang paling banyak menggunakan internet. Berdasarkan data yang dikeluarkan APJII pada tahun 2019, menjelaskan bahwa usia 15-19 tahun adalah kelompok pengguna internet tertinggi, sebesar 91%. Maka diperlukan literasi agar dunia digital yang banyak digunakan oleh kaum milenial dapat digunakan secara baik.

Hal tersebut disadari oleh Sobat Cyber Indonesia Sukabumi, bekerjasama dengan SMKN 1 Cibadak menggelar kegiatan literasi berbasis digital yang dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2019. Kegitan ini dihadiri oleh seluruh siswa SMKN 1 Cibadak yang berjumlah 1.700 siswa yang didampingi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, kepala perpustakaan, dan guru-guru SMK.
Kegiatan ini ditujukan untuk meingkatkan literasi siswa khususnya dibidang digital agar dapat menggunakan internet dan media sosial secara positif sehingga para siswa menjadi smart dalam menggunakan smartphone.
Selain karena meruapakan jumlah pengguna internet tertinggi, usia 15-19 tahun adalah kelompok usia masih rentan menjadi korban hoax dan informasi provokatif sehingga diperlukan literasi agar tidak mudah terprovokasi dan menjadi pelopor dalam menyebarkan berita yang informatif, akurat, dan positf.
“Kegiatan literasi digital ini menjadi salah satu alternatif disaat minat litersi di Indonesia sangat rendah, dan dengan literasi digital juga diharapkan anak-anak muda mampu bermedia sosial dengan bijak dan cermat sehingga mereka mempunyai prinsip saring baru sharing” Ujar Ujang Hendi selaku ketua SCI Sukabumi.
Hal senada pun diharapkan oleh Asep Suhendi yang menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Asep menjelaskan “Kegiatan ini sangat positif. Dengan kegiatan ini anak-anak jadi tahu bagaimana menggunakan media sosial dengan bijak, jangan sampai medsos digunakan untuk memprovokasi atau memposting sesuatu yang bisa menimbulkan keributan atau perpecahan.”
Kedepannya literasi digital seperti ini akan semakin ditingkatkan untuk menjaga kaum milenial agar dapat menggunakan dunia digital untuk hal positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *