Pentingnya literasi digital dan keamanan digital pada era revolusi industri 4.0

Kehidupan yang saling terhubung satu sama lain (connecting living), mulai dari pribadi, rumah, lingkungan, kota dan negara terhubung satu sama lain dengan berbagai alat atau sensor canggih yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mengumpulkan dan menganalisa semua informasi yang ada.Trend tersebut akan meningkatkan kemampuan kognitif dan artificial intelligence alat komputasi dalam menganalisa Big Data yang hasilnya akan digunakan oleh semua pemangku kepentingan.


Menjawab tantangan zaman tersebut pada (28/12) Sobat Cyber Indonesia Cabang Depok membuat sebuah talkshow dengan tema “Pentingnya literasi digital pada era revolusi industri 4.0” yang bertempatkan di aula perpustakaan kota Depok.
Kegiatan tersebut dihadi banyak pembicara yg ekspert dibidang nya seperti Handoyo Taher dari Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia,Farisya Setiadi dari Dewan TIK Nasional, Teddy Affan Purwadi dari PANDI dan Sidik Mulyono Dinas Komunikasi dan Informatika kota Depok.
Farisya Setiadi Menjelaskan tentant Transformasi Digital Yang terjadi di Indonesia “Indonesia sedang bertransformasi digital,peningkatan signifikan jumlah pengguna internet,mobile dan sosial media” ujarnya.


Transformasi Digital dibidang ekonomi pun disampaikan oleh Handoyo Taher dari APJII hingga demonstrasi transaksi perbankan melalui media whatsapp. “teknologi ini penting untuk pelaku Usaha Kecil Menengah,membantu dalam melakukan transaksi” jelasnya.


Di era Transformasi digital ini perlunya literasi digital kepada masyarakat seperti yang disampaikan Sidik Mulyono selaku kepala dinas komunikasi dan Informatika kota Depok,beliau menyampaikan tentang pening nya literasi digital dan keamanan digital. “Dikarenakan pertumbuhan masyarakat digital saat ini sangat tinggi jadi harus dibarengi dengan literasi digital juga” jelasnya.

Transformasi Digital mempunyai berbagai bentuk di berbagai belahan dunia. Di Jepang dinamai sebagai “Society 5.0,” di Eropa dikenal dengan “ Industrial Revolution 4.0, ” di China disebut “Made in China 2025,” di Amerika dicanangkan dengan “Industrial Internet,” dan di Asia dinamai “Smart Cities.”Transformasi Digital sudah dan akan terus mengubah segala sesuatu secara mendasar.
Fundamentally change our ways of life. Cara kita berpikir, cara kita bersosialisasi, cara kita berkomunikasi, cara kita menganalisa, cara kita berpemerintahan, bahkan cara kita melakukan prakiraan dan cara kita melakukan perencanaan akan berubah secara fundamental.


Cara berbisnis juga sudah pasti akan bertransformasi menjadi personal targets sesuai dengan kebutuhan spesifik pelanggan dan dalam skala yang lebih luas tanpa adanya sekat-sekat
ruang. Dan ini akan berubah dalam 5, 10, dan sudah pasti dalam 20 tahun yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *