Bayar Biaya Pendidikan Menggunakan Fintech,Apa Saja manfaat yang diberikan ?

Jakarta,Sobat Cyber ID- teknologi saat ini memang sangat canggih saja, karena kita akan dimudahkan dalam segala hal denga teknologi yang ada saat ini. Semisalnya saja untuk melakukan transaksi pembayaran tagihan saja bisa menggunakan cara online.

Dunia Pendidikan Indonesia baru-baru ini di hebohkan dengan sebuat terobosan baru yang di gagas oleh salah satu unicorn di Indonesia yaitu Gojek,Gagasan tersebut adalah pembayaran biaya pendidikan menggunkan salah satu fitur yang ada dia dalam Gojek yaitu GoBills.

GoBills adalah layanan untuk pembayaran listrik, BPJS dan beberapa tagihan lainnya yang bisa kita lakukan. Dengan menggunakan Go Biils akan lebih mudah dan cepat, lalu untuk saldo yang digunakan menggunakan Gopay.

Para orang tua dan wali murid kini dapat membayar SPP dan biaya pendidikan lain, seperti buku, seragam, dan kegiatan ekstrakurikuler, dengan GoPay. Pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi Gojek di fitur GoBills. Melalui siaran resmi, Senin (17/2/2020), saat ini ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah, dan tempat kursus di Indonesia yang telah terdaftar sebagai mitra kerja GoBills.

Lalu apa Saja Manfaat  yang diberikan?

  • Kemudahan Transaksi

Manfaat yang pertama adalah kemudahan dalam transaksi hanya dengan menggunakan Smartphone para orang tua/wali bisa membayar biaya pendidikan anak nya dengan sangat mudah.

  • Tidak Membuang Waktu

Lalu manfaat selanjutnya  adalah para orang tua tidak perlu membuang waktu untuk mengantri di loket pembayaran sekolah untuk membayar biaya pendidikan anak nya.

  • Bisa dilakukan dimana saja

Para orang tua bisa membayarkan biaya pendidikan anaknya dimana saja tanpa harus datang ke sekolah untuk membayar pendidikan anaknya

  • Pencatatan Transaksi yang rapi dan teratur

Selain memudahkan para orang tua, lembaga pendidikan yang tergabung juga ikut merasakan manfaat transaksi digital, di antaranya penerimaan iuran yang jelas dan pencatatan transaksi yang lebih rapi dan teratur.

Di awal tahun 2019, GoPay mengklaim menjadi uang elektronik pertama yang membangun ekosistem non-tunai dengan 50 SMK di Jakarta Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *