Bela Negara Di Era Digital Saat Pandemi Covid-19

Seluruh masyarakat mengetahui bahwa covid-19 ini memberikan dampak yang cukup besar kepada seluruh sektor kehidupan, baik itu kesehatan, pendidikan, ekonomi, termasuk pertahanan negara pun menjadi lini yang perlu diperhatikan selama pandemi ini melanda dunia. Ditengah kondisi krisis yang sedang terjadi saat ini, bela negara adalah salah satu tindakan yang perlu dilakukan oleh seluruh masyarakat khususnya rakyat Indonesia.
Ketika seluruh lini melakukan aktivitasnya secara digital, maka bela negara diruang digital saat pendemi harus ditingkatkan. Walaupun kini himbauan stay at home sudah dianjurkan pemerintah, tetapi ancaman seperti hoax, dan lainnya, sehingga kesadaran bela negara di ruang digital tetap harus dimiliki selurruh lini masyarakat.


“Covid-19 ini menunjukan dunia digital memiliki peran luar biasa untuk kehidupan hari ini. Saat ini dunia seakan tidak memiliki batas dengan fasilitas internet.” Terang Dahnil Azhar Simanjuntak sebagai juru bicara Menteri Pertahanan RI
Dahnil menambahkan “Pada hari ini kita dihadapkan pada ancaman non militer dalam bentuk wabah penyakit maka bela negara yang dapat dilakukan anak bangsa saat ini seperti apabila bisa tinggal dirumah, tetap dirumah aja, serta memanfaatkan fasilitas digital untuk membangun kesadaran kolektif solidaritas sosial, dan proteksi komunal untuk membela negara mengatasi virus.”


Ketika banyak aktivitas banyak menggunakan internet, kejahatan cyber pun meningkat. Andi Budimansyah yang merupakan Ketua FTII dalam Webinar bersama Sobat Cyber Indonesia, menyarankan pengecekan URL atau domain terlebih dahulu apabila mendapat informasi tertentu agar data kita tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Ketua APJII, Jamalul Izza menjelaskan “hoax dapat menjadi provokator untuk menjadikan ancaman negara, sehingga edukasi pada masyarakat umum.”

Dengan edukasi yang baik, membuat masyarakat terhindar dari berita berita hoax, serta dapat memanfaatkan internet untuk hal positif sehingga bela negara dapat terwujudkan. Sarana digital dapat menginspirasi melalui konten positif sehingga diimplementasikan dalam dunia nyata.
‘perang’ melawan virus covid-19 ini bukan hanya dilakukan oleh tenaga medis saja, tetapi konsep perang semesta yang melibatkan seluruh rakyat Indonesia terlibat dalam upaya melawan penyebarannya. Gotong royong masyarakat diperlukan melalui caranya masing-masing termasuk melalui dunia digital sebagai bentuk bela negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *